- NoLimitz -

Beyond Your Imaginations !!
Browsing Linux

Mengganti Background Grub Ubuntu 9.10

February16

Sekilas Tentang GRUB Loader

GRUB atau Grand Unified Boot Loader, seperti LILO, dapat memboot sistem Linux anda, menjaga dan merawat booting dan loading pada kernel anda. GRUB memiliki banyak feature dan lebih mudah dipakai, reliabel dan fleksibel dibandingkan dengan LILO. Dengan berbekal pengetahuan dasar LILO dan partisi disk maka anda dapat mengikuti cara penggunaan GRUB ini dengan baik. Selain Linux, GRUB juga dapat memboot Sistem Operasi yang lain, seperti NetBSD, OpenBSD, GNU HURD, DOS, Windows 95, 98, Me, NT, dan 2000. Meskipun membooting sebuah Sistem Operasi merupakan pekerjaan yang biasa dan tidak menarik, pekerjaan itu sebenarnya cukup penting. Jika Boot Loader anda tidak bekerja dengan baik, anda dapat terkunci / terjebak di sistem anda (tidak bisa booting).

Mengganti Background Grub Ubuntu 9.10

Kali ini saya akan sharing sebuah tutorial bagaimana cara mengganti background pada Ubuntu 9.10. Berikut ini langkah-langkahnya :

1. Siapkanlah sebuah gambar yang ingin dijadikan background grub.

NB : Gambar yang dipakai harus berformat *.png atau *.tga dan ukuran yang disarankan adalah 640 x 480 pixel. Anda dapat mengubah ekstensi gambar dengan menggunakan GIMP/Photoshop dengan melakukan Save As sebagai file *.png

2. Setelah itu copykan gambar tadi ke direktori /boot/grub dengan cara :

  • Tekan Alt + F2 dan Ketikan : gksu nautilus /boot/grub
  • Maka akan muncul window baru
  • Copykan gambar yang ingin dijadikan background grub tadi ke dalam window tersebut

3. Lalu bukalah Terminal ( Application –> Accessories –> Terminal )

4. Pada terminal ketikan : sudo gedit /etc/grub.d/05_debian_theme

5. Jika file tersebut sudah terbuka carilah baris : for i in {/boot/grub,/usr/share/images/desktop-base}/moreblue-orbit-grub.{png,tga};

NB : Pada tulisan yang saya bold gantilah dengan nama file gambar yang ingin dijadikan background grub tadi.

6. Langkah terakhir, pada Terminal ketikan : sudo update-grub

7. Restart komputer anda dan nikmatilah background grub anda yang baru.

Selamat Mencoba ^_^ ~ !!

posted under Linux | 1 Comment »

Setting Speedy Pada Ubuntu 9.10

January20

Untuk melakukan konfigurasi Speedy pada Ubuntu 9.10, berikut ini langkah – langkahnya :

1. Nyalakan modem ADSL anda dan hubungkan ke komputer anda melalui konektor kabel RJ-45

2. Buka terminal ( Application –> Accessories — Terminal ), lalu ketikkan : sudo pppoeconf

NB : Perintah di atas berfungsi agar Komputer mencari piranti yang terhubung dengan komputer untuk melakukan koneksi.

3. Setelah itu, maka anda diminta untuk memasukkan Username dan Password speedy. Beberapa pertanyaan dapat Anda jawab dengan memilih Yes. Penyetingan PPPOE Speedy telah selesai. Hasilnya dapat dilihat di file berikut ini : /etc/ppp/peers/dsl-provider

4. Lalu untuk mengaktifkan koneksi , pada terminal ketikan : sudo pon dsl-provider

NB : Dengan mengetikan perintah di atas maka secara otomatis komputer telah terkonksi Speedy walaupun tidak ada tandanya.

5. Untuk melakukan Disconnect pada terminal ketikan : sudo poff

Selamat Mencoba ^_^ ~ !!

posted under Linux | No Comments »

Membangun DNS Server Menggunakan Bind9

January11

Sekilas tentang DNS Server dan Bind9 :

DNS Server adalah Server yang berfungsi menangani translasi penamaan host -host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translate dari IP Address ke Hostname.

Bind9 adalah sebuah aplikasi untuk implementasi dari konsep DNS Server yang paling banyak digunakan saat ini.

Membangun DNS Server Menggunakan Bind9

Untuk membangun DNS Server, kali ini saya menggunakan Bind9. Berikut ini langkah-langkahnya :

Contoh Kasus :

  • Nama DNS : nolimitz.net
  • IP Address : 192.168.1.1

File Yang Akan Dibuat :

  • db.nolimitz
  • db.ip
  • named.conf
  • resolv.conf

1. Install Bind9 dengan cara :

  • Buka Terminal ( Application –> Accessories –> Terminal )
  • Pada Terminal ketikan : sudo apt-get install bind9

2. Setelah terinstall pastikan semua list file yang ada pada direktori /etc/bind/ seperti gambar berikut ini :

NB : Untuk mengeceknya ketikan perintah berikut ini pada terminal : ls /etc/bind/

3. Selanjutnya kita akan membuat File Database. Untuk membuat file database kita tinggal copy dari file bawaan bindnya
yakni kita copy dari dile db.local. Jalankan perintah berikut ini pada terminal :

cd /etc/bind/

sudo cp db.local db.nolimitz

NB :

  • Maksud dari perintah diatas adalah mengcopy isi dari db.local ke file database kita yakni dalam contoh db.nolimitz. Untuk penamaan file database kita terserah saja namun sekedar saran namailah file database kita yang mewakili nama domain yang akan kita buat misalnya dalam contoh kita akan membuat domain nolimitz.net, maka saya menamai databasenya db.nolimitz, namun jangan bingung dalam penamaan, damanya boleh apa saja yang penting mudah diingat dan anda tidak bingung.
  • File ini lah yang akan berisi pemetaan dari Hostname ke IP Address, dalam file ini juga kita akan mendeklarasikan komputer yang bertugas sebagai DNS Server.

4. Jika sudah tercopy, kita edit file database yang sudah kita buat tadi dengan menggunakan tool editor, dalam kasus ini saya menggunakan gedit. Jalankan perintah berikut ini pada terminal : sudo gedit /etc/bind/db.nolimitz

5. Lalu editlah sebagai berikut dan Save : db.nolimitz

NB :

  • ns.nolimitz.net –> Isi dengan hostnameserver anda + domain anda.
  • root.nolimitz.net –> Isi dengan root + domain anda.
  • IN    NS    ns.nolimitz.net –> Isi dengan hostnameserver anda + domain, ini menyatakan server yang bertanggung jawab atas pengelolaan domain anda.
  • ns    IN    A    192.168.1.1 –> Isi dengan hostname server anda dalam contoh ini “ns” di ikuti oleh IP address server anda dalam contoh 192.168.1.1
  • www    IN    CNAME    ns –> Ini menyatakan bahwa hostname ns mempunyai nama lain yakni www, jadi nanti anda bisa memanggil server anda dengan FQDN yakni nama lengkapnya sebagai www.nolimitz.net

6. Selanjutnya kita akan membuat file resolver. Untuk membuat file resolver kita tinggal copy dari file db.nolimitz yang baru saja kita buat tadi, dengan mengetikan perintah pada terminal : sudo cp /etc/bind/db.nolimitz db.ip

NB : File resolver merupakan file yang berisi pemetaan dari IP address ke hostname. Dalam membuat file data resolver ini caranya sama saja sepeerti pertama membuat file database, yakni copy dari file yang sudah ada, namun agar lebih mempermudah pengeditan, kita copykan dari file database saja. Copy file database tersebut ke file resolver anda, dalam hal ini saya contohkan dengan nama db.ip, sekali lagi masalah penamaan jangan membuat anda bingung karena nama hanya sebuah pengenal yang intiya anda dapat mengingat dan membedakan mana file database dan mana file resolvernya.

7. Lalu editlah sebagai berikut dan Save : db.ip

NB :

1    IN    PTR    ns.nolimitz.net –> Ini diisi dengan 1 yakni host ID server anda dan diikuti dengan nama lengkap server + domain anda. Diisi  dengan 1 karena IP yang ada pada server 192.168.1.1 jadi kita ambil host id nya saja.

8. Selanjutnya kita akan mengedit file utama bind9, yaitu named.conf. Pada terminal ketikan : sudo gedit /etc/bind/named.conf

NB : File inilah yang kita edit untuk mendeklarasikan domain kita.

9. Editlah sebagai berikut dan Save :  named.conf

NB : Edit file diatas dan sesuaikan dengan keperluan anda pada baris-baris diatas. Tapi mesti anda ingat, hati-hatilah dalam pengeditan, jangan sampai menghilangkan tandatanda seperti “, ; dan sebagainya, anda hanya harus fokus pada yang anda perlukan dan anda sesuaikan.Jangan mengedit yang tidak anda ketahui fungsinya, dan yang tidak anda perlukan!

10. Selanjutnya adalah mengedit DNS client. Pada terminal ketikan : sudo gedit /etc/resolv.conf

11. Editlah sebagai berikut dan Save :

domain nolimitz.net
search nolimitz.net
nameserver 192.168.1.1

NB : Pengeditan harus dilakukan agar server mengetahui siapa yang harus dihubungi ketika akan menanyakan domain, dalam artian memberitahukan kepada server siapa pemilik DNS Server.

12. Jika semua langkah di atas sudah selesai anda lakukan maka langkah selanjutnya adalah merestart bind9. Pada terminal ketikan : sudo /etc/init.d/bind9 restart

13. Selanjutnya anda tinggal mencek apakah DNS anda jalan atau tidak dengan menggunakan ping ke hostname server anda lengkap dengan domainnya, jika ada reply berarti configurasi DNS Server kita lancar.

NB : Untuk melakukan pengecekan pada terminal : dig -x 192.168.1.1 atau ping www.nolimitz.net

Selamat Mencoba ^_^ ~ !!

posted under Linux | 4 Comments »

Mengupgrade NVIDIA Driver Pada Ubuntu

January6

Setiap beberapa periode NVIDIA pasti akan meluncurkan versi driver yang lebih tinggi dengan beberapa fitur baru dan bug fix. Lalu bagaimanakah caranya mengupgrade NVIDIA driver yang lama ke versi yang terbaru ? Untuk lebih jelasnya mari kita ikuti langkah-langkah berikut ini :

1. Cari dan Download NVIDIA Driver yang terbaru Disini

2. Untuk melakukan upgrade, hal pertama yang harus dilakukan adalah meng-uninstall NVIDIA Driver yang lama dengan cara :

  • Buka terminal ( Application –> Accessories -> Terminal )
  • Pada terminal ketikan : sudo nvidia-installer --uninstall

3. Setelah NVIDIA Driver yang lama telah ter-uninstall maka lakukanlah penginstallan NVIDIA Driver yang baru.

4. Untuk tutorial menginstall NVIDIA Driver pada Ubuntu dapat anda baca Disini

Selamat Mencoba ~ !!

posted under Linux | No Comments »

Membuat Repository Ubuntu Sendiri

December9

Sekilas tentang repository :

Repository merupakan tempat penyimpanan ratusan aplikasi atau program yang telah diatur sedemikian rupa dan tersedia untuk dapat diakses melalui internet. Namun, repository tidak hanya dapat diakses melalui internet saja tetapi kita juga dapat menggunakan alternatif repository lewat distribusi pada media lain seperti DVD yang tentunya sangat membantu sekali buat kita yang tidak memliki koneksi internet yang cepat.

Repository Ubuntu terdiri atas 4 komponen, yaitu :

  • Main : Kumpulan aplikasi/software yang secara penuh didukung oleh tim Ubuntu
  • Restricted : Kumpulan aplikasi/software yang didukung oleh tim Ubuntu tetapi tidak tersedia dibawah lisensi bebas secara penuh
  • Universe : Kumpulan aplikasi/software yang dikelola oleh komunitas Ubuntu
  • Multiverse : Kumpulan aplikasi/software yang not free CD untuk Instalasi Ubuntu yang sering digunakan biasanya berisi aplikasi-aplikasi/software yang merupakan bagian dari komponen main dan restricted.

Membuat Repository Ubuntu Sendiri

Untuk membuat repository sendiri, berikut ini langkah-langkahnya :

1. Install dpkg-dev dengan cara :

  • Bukalah terminal ( Application –> Accessories –> Terminal )
  • Pada terminal ketikan : sudo apt-get install dpkg-dev

2. Setelah terinstall, masuklah ke direktori /var/cache/apt/archives/ pada terminal ketikan : cd /var/cache/apt/archives/

3. Copy semua file yang ada di dalam /var/cache/apt/archives/ ke direktori /home/repoku/ pada terminal ketikan : sudo  cp *.* /home/repoku/

NB : Untuk membuat direktori /home/repoku/ pada terminal ketikan : sudo mkdir /home/repoku/

4. Pastikan semua file sudah tercopy ke direktori /home/repoku/ pada terminal ketikan : ls /home/repoku

5.  Sekarang kita akan membuat Packages.gz, caranya adalah dengan meletakan kursor kita diatas satu tingkat folder repoku yaitu, direktori /home/ pada terminal ketikan : cd /home/

6. Setelah itu kita aka membuat Packagez.gz, pada terminal ketikan : sudo dpkg-scanpackages repo /dev/null | gzip -9c > Packages.gz

NB : Maka hasil Packagez.gz akan terletak pada direktori /home/

7. Lalu copy Packagez.gz ke direktori /home/repoku/ pada terminal ketikan : cp /home/Packages.gz /home/repoku/

8. Repository kita pun sudah siap dipakai dan langkah selanjutnya adalah mengudate sources.list dengan cara :

  • Pada terminal ketikan : sudo gedit /etc/apt/sources.list
  • Setelah terbuka tambahkan : deb file:///home/ repoku/
  • Save dan keluar dari sources.list lalu pada terminal ketikan :  sudo apt-get update

Selamat Mencoba ^_^ ~!!

posted under Linux | No Comments »
« Older EntriesNewer Entries »