- NoLimitz -

Beyond Your Imaginations !!
Browsing Programming

Menulis Ke Sebuah File Menggunakan Java

March19

import java.io.*;
public class Tulis{
public static void main(String[] args) throws Exception{
BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

String FileName;
String Data;
PrintWriter printer;

//Membuat Suatu File
System.out.print("\nMasukan nama file yang ingin dibuat : ");
FileName = br.readLine();
printer = new PrintWriter(FileName);

//Menulis Kata Kedalam File
System.out.println("Masukan kata yang ingin ditulis ke dalam file "+FileName+" : ");
Data = br.readLine();
printer.write(Data);
printer.close();
System.out.println();
System.out.println("\nKata telah berhasil dimasukkan ke dalam file "+FileName+" ~ !!\n");
}
}

Penjelasan : Dalam program ini saya menggunakan PrintWriter untuk membuat sebuah file yang nantinya akan dimasukan suatu kata. Langkah pertama yang dilakukan adalah membaca nama file apa yang ingin dibuat dan akan dimasukan ke dalam varibel FileName yang nantinya akan dijadikan sebuah file dan file tersebut akan dinamakan sesuai dengan inputan user. Setelah itu program ini akan meminta user untuk menginputkan kata yang ingin ditulis ke dalam file tersebut.

Hasil Outputan :


Mencari Nilai FPB Menggunakan Java

March10

Sekilas Tentang FPB :

FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) merupakan faktor-faktor pembagi yang paling besar dari suatu bilangan. Sedangkan arti dari faktor pembagi itu sendiri adalah suatu angka-angka yang dapat membagi suatu bilangan. Misalkan faktor pembagi dari 10 adalah 1, 2, 5, dan 10 (angka 10 dapat dibagi angka 1, angka 10 dapat dibagi angka 2, angka 10 dapat dibagi angka 5, dan angka 10 dapat dibagi oleh angka 10).

Contoh Soal :

Tentukan FPB dari 12 dan 18
Faktor 12 = 1, 2, 3, 4, 6, 12. (angka 12 dapat dibagi oleh angka 1, 2, 3, 4, 6, 12)
Faktor 18 = 1, 2, 3, 6, 9, 18.  ( angka 18 dapat dibagi oleh angka 1, 2, 3, 6, 9, 18)
Nah, sampai sini kita cari faktor pembagi yang sama dari kedua bilangan tersebut. Yang sama adalah 1, 2, 3, dan 6. (maksudnya faktor pembagi yang dimiliki oleh kedua bilangan tersebut)
Selanjutnya, sesuai definisi awal bahwa FPB adalah Faktor Persekutuan Terbesar maka kita cari yang nilainya paling besar, yaitu  6.
Maka FPB dari 12 dan 18 adalah 6

Mencari Nilai FPB Menggunakan Java


import java.io.*;
public class Fpb{
public static void main(String[] args) throws Exception{
BufferedReader br = new BufferedReader (new InputStreamReader(System.in));

int a,b,c;

System.out.print("Bilangan 1 : ");
a = Integer.parseInt(br.readLine());

System.out.print("Bilangan 2 : ");
b = Integer.parseInt(br.readLine());
c=a%b;

while (c!=0) {
a=b;
b=c;
c=a%b;
}

System.out.println(b);

}
}

Penjelasan : Pada contoh kasus di atas kita akan mencari nilai FPB dari 12 dan 18. Pertama kita akan memasukan nilai 12 ke dalam variabel a dan nilai 18 dimasukan ke dalam variabel b. Kemudian variabel a akan di moduluskan dengan variabel b dan disimpan ke dalam variabel c. Jika nilai variabel c belum 0 (nol) maka proses selanjutnya nilai variabel b tadi akan dimasukan lagi ke variabel a dan variabel c akan dimasukan ke varibel b kemudian variabel a dan variabel b akan  dimoduluskan kembali sampai variabel c (hasil akhir) bernilai 0 (nol).

posted under Programming | 8 Comments »

Membuat Deret Bilangan Fibonacci Menggunakan Java

March3

Sekilas Tentang Bilangan Fibonacci :

Dalam matematika, bilangan Fibonacci adalah barisan yang didefinisikan secara rekursif sebagai berikut :

Penjelasan : Barisan ini berawal dari 0 dan 1, kemudian angka berikutnya didapat dengan cara menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya. Dengan aturan ini, maka barisan bilangan Fibonaccci yang pertama adalah:

0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, dst …

Membuat Bilangan Fibonacci Menggunakan Java


public class Fibonacci {
public static void main (String [] args) {
int x = Integer.parseInt(args[0]);

int i, temp01, temp02, hasil;
temp01=0;
temp02=1;
hasil=0;

for(i=1; i<=x; i++){
temp01=temp02;
temp02=hasil;
System.out.print(hasil+" ");
hasil=temp01+temp02;
}
}
}

Penjelasan : Pada contoh gambar di atas saya memasukan inputan 10, sehingga akan melakukan perulangan sebanyak 10 kali. Saat perulangan pertama dilakukan, nilai temp02 akan dimasukan ke temp01 dan nilai variable hasil akan dimasukan ke temp02. Pada saat perulangan pertama dilakukan  nilai variable hasil masih bernilai nol lalu di outputkan ke layar, setelah itu nilai temp01 akan dijumlahkan dengan nilai temp02 dan akan dimasukan ke dalam variabel hasil. Proses tersebut akan terus dilakukan sampai proses perulangan selesai.

Credit goes to : Faizal Eko Nugroho

Membaca Inputan User Pada Java Menggunakan BufferedReader

February8

Java bukan bahasa pemrograman untuk Console (seperti DOS atau Linux), sehingga untuk mengambil input dari user diperlukan sedikit trik yang tidak sesederhana. Berbeda dengan Pascal atau C yang hanya menggunakan readln(); saja untuk membaca inputan dari user, Java membutuhkan beberapa kelas, yaitu BufferedReader, InputStreamReader, dan System.in (lawan dari System.out yang kita gunakan untuk menampilkan pesan di layar). Dua kelas pertama terdapat dalam package yang dinamakan java.io

Untuk itu, kita harus menambah satu baris perintah :

import java.io.*

NB : Perintah tersebut berarti mengimport semua kelas dalam paket java.io.* (tanda * berarti semua).

Kemudian kita harus juga membuat suatu objek dari kelas BufferedReader. Kelas BufferedReader adalah kelas abstrak yang menangani baca tulis ke suatu media. Kelas ini membutuhkan kelas lain sebagai pekerjanya, yaitu InputStreamReader. Dan InputStreamReader membutuhkan media tempat baca tulis dilakukan, yaitu System.in

Semua ini bisa dituliskan dalam satu perintah yaitu :

BufferedReader br = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));

Lalu untuk memerintahkan Java mengambil input dari user, kita gunakan fungsi readline(); yang terdapat pada kelas BufferedReader, dalam hal ini terealisasi pada objek br

NB : Di sini variabel br merupakan objek yang merupakan jelmaan dari kelas BufferedReader

Ditulis dengan perintah :

nama = br.readLine();

NB : Karena kita berhubungan langsung dengan sistem IO (input-output) komputer yang harus diasumsikan tidak pasti (misalnya ada masalah pada sistem keyboard, atau komputer sedang bekerja berat sehingga input dari user tidak bisa diambil), kita harus menempatkan fungsi readLine(); pada klausa.


try {
    ...
} catch (IOException ioe) {
    ...
}

Perintah di dalam try { ... } adalah perintah yang kita ingin jalankan pada situasi yang “mungkin” tidak berhasil.

Parameter pada catch, yaitu IOException ioe adalah jenis kesalahan yang ingin kita tangkap. Dalam hal ini kita ingin menangkap adanya kesalahan IO, yaitu kesalahan yang bertipe IOException.

Perintah di dalam catch { ... } adalah perintah yang akan dilakukan apabila kesalahan ditangkap. Jika tidak ada kesalahan IO yang ditemukan, maka bagian ini akan dilewatkan (tidak dijalankan).

Program akhir untuk mengambil inputan dari user :

 

Cara Menghilangkan Try dan Catch :

Untuk menghilangkan fungsi Try dan Catch anda hanya tinggal menambahkan fungsi throws Exception. Perhatikanlah gambar di bawah ini :

Selamat Mencoba ^_^ ~ !!

posted under Programming | 3 Comments »

Text to Speech Menggunakan VBS

January13

Kali ini saya akan sharing sebuah script sederhana Text to Speech yang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic. Berikut ini langkah – langkahnya :

1. Copy dan Paste source code di bawah ini pada notepad :

dim pesan, talk
msgbox "NoLimitz.web.id - Text to Speech!",85,"Warning!"
pesan = InputBox ( "Masukan Kata/Kalimat/Angka :")
set talk = CreateObject ( "sapi.spvoice")
talk.Speak pesan

2. Save As sebagai *.vbs

3. Jalankan scriptnya dan masukan inputan berupa Kata/Kalimat/Angka ~ !!

4. Klik Disini untuk mendownload hasil jadinya.

Selamat Mencoba ^_^ ~ !!

posted under Programming | 1 Comment »
« Older EntriesNewer Entries »